Benchmarking ke UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sekaligus Penandatanganan Kerjasama antara PMI UIN Jogja dan PMI UIN Bandung

Kamis (9/12), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan Benchmarking ke UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Salah satu Program Studi (Prodi) yang ikut serta adalah Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga.
Kedatangan PMI UIN Jogja ke UIN Bandung sekaligus melakukan penandatanganan kerjasama antara PMI UIN Jogja dan PMI UIN Bandung.
Pada kegiatan benchmarking tersebut, Prodi PMI kedua UIN ini saling berdiskusi terkait penelitian, pengabdian masyarakat dan rencana kerjasama untuk menyukseskan kurikulum Merdeka Belajar- Kampus Merdeka (MBKM).
Di Prodi PMI UIN Bandung sendiri, MBKM mulai diterapkan pada tahun 2021 dengan menggunakan 1 kurikulum untuk semua angkatan, dan hal ini dijadikan sebagai keunikan serta kebutuhan dari prodi. Lain halnya dengan PMI UIN Bandung, Prodi PMI UIN Jogja sudah menerapkan kurikulum MBKM sejak 2020 dengan menggunakan 2 kurikulum sesuai angkatannya (mahasiswa PMI angkatan 2020 dan 2021 dikenai kurikulum MBKM, dan mahasiswa angkatan 2019-2015 dikenai kurikulum KKNI).
Selain itu, Prodi PMI UIN Jogja dan Prodi PMI UIN Bandung juga berdiskusi terkait lomba yang sedang diadakan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung yang mana akan dijuarai oleh tim PMI UIN Bandung.
Kemudian, kedua prodi PMI ini bercerita tentang kegiatan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) atau mahasiswa dan dosen selama pandemik. Tentu ini menjadi topik pembicaraan yang tidak kalah serunya.
Kegiatan benchmarking ini pun diakhiri dengan tukar buku dan jurnal dari kedua prodi PMI. Kedepannya, MoU akan ditindak lanjuti dengan pertukaran pelajar atau dosen tamu. (Ayu)