Prodi PMI UIN Sunan Kalijaga Jalin Kerja Sama dengan Lapas Narkotika Yogyakarta
Yogyakarta, 23 Januari 2025 — Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Diskusi Kegiatan Ramadhan Lapas Narkotika Yogyakarta, pada pukul 09.00–11.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Diskusi ini membahas kolaborasi lintas program studi yang melibatkan Prodi Pengembangan Masyarkat Islam (PMI), Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS), dan Prodi Psikologi. Dihadiri juga oleh perwakilan Lapas Narkotika Yogyakarta, yaitu Catur dan Dimas Putra Pratama, S.Tr.Pas., M.H. Diskusi ini menjadi bagian dari proses penguatan kerja sama (PKS) antara Prodi PMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan Lapas Narkotika Yogyakarta dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadhan.
Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), serta Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) sebagai bentuk kolaborasi lintas program studi di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Dalam kesempatan tersebut, Pak Catur menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang telah terjalin dengan pihak universitas.
“Kami senang dengan adanya kolaborasi dengan pihak universitas, khususnya Prodi PMI Siti Aminah, M.Si sebagai bentuk praktik di Lapas Narkotika.”
Sementara itu, Ketua Prodi PMI menegaskan bahwa Prodi PMI telah memiliki pengalaman pendampingan di Lapas Narkotika Yogyakarta.
“Prodi PMI telah melaksanakan kegiatan Praktik Pengembangan Masyarakat (PPM) di Lapas Narkotika selama satu semester dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis keislaman,” jelasnya.
Adapun beberapa program yang dibahas dalam diskusi tersebut meliputi:
Program ini merupakan hasil kerja sama dengan LPDP dan Kementerian Agama yang melibatkan 194 santri dan saat ini hanya dapat diikuti oleh lima program studi, yaitu Ilmu Hadis, Ilmu Tafsir Al-Qur’an, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Teknik Industri, dan Akuntansi Syariah.
Program pesantren kilat akan dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan dengan melibatkan Prodi PMI, IKS, dan Psikologi, serta didampingi oleh pihak Lapas Narkotika Yogyakarta. Materi pembinaan yang direncanakan meliputi:
- Fiqih dasar (wudhu dan air),
- Thaharah,
- Pemahaman shalat,
- Pengurusan jenazah,
- Keterampilan adzan,
- Murotal Al-Qur’an,
- Memimpin doa dan membuka acara,
- Penguatan pemahaman tentang keadilan Tuhan.
Kegiatan keterampilan keibadahan ini direncanakan mulai minggu kedua Februari 2025.
Peserta pembinaan terbagi dalam beberapa kategori, yaitu:
- Warga binaan baru yang ditempatkan di blok khusus,
- Peserta Program Rehat (pembinaan khusus),
- Warga binaan blok rehabilitasi sosial yang sedang dipersiapkan untuk kembali ke masyarakat,
- Warga binaan blok pesantren dengan masa pidana 10–20 tahun yang akan melalui asesmen kemampuan ibadah dan baca Al-Qur’an.
Selain itu, kegiatan juga dilaksanakan di Blok Edelweis dan pesantren masjid Lapas.
Program pendukung lainnya meliputi:
- PSDM dalam kaderisasi,
- Pengabdian kepada masyarakat melalui penguatan ukhuwah sesama santri,
- Departemen Jurnalistik melalui penulisan artikel dan live report,
- PSDE dalam bidang ekonomi, pengelolaan keuangan, dan seminar afiliasi internal,
- BPH (Badan Pengurus Harian) sebagai pengelola kegiatan.
Ke depan, pelaksanaan program pembinaan akan diikuti oleh sekitar 51 santri yang berpusat di masjid Lapas. Kegiatan dilaksanakan Senin hingga Kamis pukul 09.00–12.00 WIB dengan metode pembelajaran klasikal oleh mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Kurikulum disusun untuk memberikan pondasi keislaman dengan tema-tema sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing program studi. Khusus untuk kelas rehabilitasi, pembinaan akan dibagi ke dalam beberapa kelas dan dilengkapi dengan sertifikat bagi peserta.
Melalui diskusi ini, Prodi PMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berharap kerja sama dengan Lapas Narkotika Yogyakarta dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif dalam pembinaan keagamaan serta pemberdayaan warga binaan selama bulan suci Ramadhan.