TURBA NU CARE LAZISNU DIY-SLEMAN Melaksanakan Santunan Dhuafa dan Lansia serta Grand Launching GEMAR (Gerakan Amal Ramadhan) Berkolaborasi dengan Prodi Pengembangan Masyarakat (PMI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Yogyakarta, NU CARE LAZISNU DIY pada kesempatan kali ini melaksanakan TURBA atau turun bawah bersama NU CARE LAZISNU Sleman serta santunan dhuafa dan lansia yang berada di kawasan Jl.Kaliurang km 10 Kec.Ngaglik, Sleman, DIY, Ahad (26/03/2023). Bapak Kyai Mambaul Bahri selaku ketua LAZISNU DIY mengatakan bahwa kegiatan Turba LazisNu merupakan program pertama sejak terlaksanya rapat kerja wilayah tahun 2022, dalam rangka melakukan rapat koordinasi antar LazisNU DIY dan LazisNu kabupaten khususnya. Beliau juga mengungkapkan terkait urgensi optimalisasi jaringan JPZIZ (Jaringan Pengelola Zakat Infaq) dalam pengelolaan dana.

Pada acara kali ini, PWNU DIY bersama NU Care LazisNu DIY dan LazisNu Sleman bersinergi untuk merancang program GEMAR (Gerakan Amal Ramadhan) dengan melibatkan beberapa mahasiswa PPM (Praktik Pengembangan Masyarakat) Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Sunan Kalijaga untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.

Rangkaian lainnya kegiatan tersebut adalah Santunan dhuafa serta lansia, dengan 44 paket sembako hasil kerjasama LazisNu PWNU DIY dan Sleman. Dimana acara tersebut merupakan bagian dari program GEMAR (Gerakan Amal Ramadhan) yang dilauncing secara resmi pada hari itu juga. Bapak Mustangin selaku ketua LazisNu Sleman mengatakan ”Program GEMAR ini harapannya mampu menjadi titik awal serta tolak ukur untuk bisa menunjukkan potensi amal zakat di bulan ramadhan” ungkapnya

Dalam pantauan LazisNu DIY pada saat melakukan wawancara kepada beberapa lansia dan dhuafa di daerah Ngaglik yang hadir terlihat tersenyum bahagia usai menerima santunan dari NU Care LazisNu DIY dan LazisNu Sleman. Mereka mengucapkan terimakasih kepada para donatur dan seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dalam bentuk sembako kepada mereka.

Di Akhir acara Bapak Kyai Alfu Ni'am sebagai Dewan Pengarah LazisNu Sleman mengungkapkan pihaknya berharap mampu berasosiasi dengan LazisNu DIY khususnya dalam digitalisasi proses crowdfunding.