Sosialisasi PPM Bersama Prodi PMI

Jumat, 22 Januari 2021, Program Studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Sosialisasi Praktik Pengembangan Masyarakat (PPM) untuk mahasiswa Prodi PMI Angkatan 2018.
Sosialisasi ini dibuka oleh Ketua dan Sekretaris Prodi PMI, yaitu Siti Aminah, M. Si dan Suyanto M. Si. Selanjutnya, Bu Beti selaku Dosen PPM memaparkan nama-nama mahasiswa yang sudah mengisi form PPM dan memilih lokasi PPM pilihannya. Lokasi PPM ini terdiri dari Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Rewulu dan Adisucipto, Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Jetis, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wukir Raya Wukirsari, serta lokasi pilihan mahasiswa lainnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, Dr. Abdur Rozaki, M.Si dan Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, M. Si.
Dalam rangka memberikan gambaran apa saja yang dilakukan saat PPM, Kaprodi PMI memberikan penjelasan terkait modul dan juknis (juru teknis) PPM kepada mahasiswa PMI 2018. Selain itu, para Dosen Pendamping Lapangan juga memberikan gambaran seputar lokasi PPM beserta program atau kegiatan lembaga/instansi yang bisa disinergikan dengan mahasiswa PMI saat PPM.
Umi Masruroh dan Titin yang merupakan Pendamping PKH Kecamatan Jetis memberikan gambaran terkait PKH dan programnya. Menurut penuturan Mbak Umi, tahun ini (2021), PKH Kecamatan Jetis mendapatkan bantuan dana dari Australia Awards untuk program Agen Kesehatan. Diharapkan, konsep dasar program Agen Kesehatan yang akan fokus pada bidang kesehatan dalam mengontrol tensi, kolestrol, dan gula darah ibu-ibu penerima manfaat bantuan PKH ini bisa dikembangkan oleh mahasiswa PMI yang akan PPM di PKH Kecamatan Jetis.
Selain PKH, pendamping BUMDes Wukir Raya yang juga Staf Pemerintah Desa Wukirsari, Syarif Hidayat, turut memaparkan lokasi PPM BUMDes di Wukirsari. Mas Syarif memberikan gambaran tentang potensi dan permasalahan yang ada di BUMDes Wukir Raya. Mas Syarif berharap jika mahasiswa PMI yang akan PPM di BUMDes Wukir Raya bisa turut mendampingi BUMDes dalam memperbaiki kelembagaan, administrasi, dan fokus unit usaha serta business plan BUMDes Wukir Raya.
Terakhir, Beti Nur Hayati, M.A. selaku Dosen Mata Kuliah PPM mewakili CSR Pertamina Adisucipto memberikan gambaran tentang lokasi PPM di CSR Pertamina Adisucipto. Saat ini CSR Pertamina Adisucipto memiliki program di Maguwoharjo, yaitu Dangau Mina Horti. Program ini dibuat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh masyarakat Sambilegi berupa pertanian dan perikanan agar menjadi tempat wisata berbasis pertanian dan perikanan. Berhubung potensi yang dimiliki adalah pertanian dan perikanan, maka mahasiswa PMI bisa berkontribusi dalam penguatan kapasitas internal Kelompok Wanita Tani yang memang masih membutuhkan dampingan dalam proses produksi. (Ayu)