Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Menggaet Alumni Menjadi Fasilitator PPM (Praktik Pemberdayaan Masyarakat)
Yogyakarta, Rabu 07 Februari 2025. Prodi Pengembangan Masyarakat Islam mengundang alumni terpilih menjadi fasilitator Praktik Pemberdayaan Masyarakat (PPM) untuk melakukan koordinasi persiapan PPM semester genap 2024-2025.
PPM menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan pengembangan masyarakat. PPM dilakukan mahasiswa selama dua semester atau 12 bulan di 18 lokasi mitra yaitu Desa Inklusi Trimulyo, Desa Inklusi Wukirsari, Gadjah Wong, LazisNU, Desa Taskombang ,FKWA (Kandang Maggot Jogja), FKWA, Pondok Pesantren Lintang Songo, Wreda Mulya, LKiS, CSR Rewulu, CSR AdiSucipto, Jawir Space, LazisMU, Sekolah Alam Ash-Shidiq, Mitra Wacara, PKH Tegalrejo dan PKH Kotagede.
Koordinasi dengan fasilitator ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Abdur Rozaki, S.Ag., M.Si., Kaprodi Siti Aminah M.Si, Seketaris Prodi Halimatus Sa’diyah M.I.Kom dan beberapa dosen seperti Drs. Moh. Abu Suhud, M.Pd, dan Muh. Rashif Hilmi M.Si. Salah satu arahan dari Kaprodi Siti Aminah adalah harapannya fasilitator bisa menjembatani antara prodi PMI, mahasiswa, dosen dan masyarakat. “Program ini adalah salah satu program yang merangkul alumni agar terlibat dalam pemberdayaan masyarakat dan memberikan kesempatan alumni untuk berkarya dan berkontribusi di bidang pemberdayaan masyarakat’. WR III, Dr. Abdur Rozaki, S.Ag., M.Si., menyambut baik kegiatan ini dan berpesan agar para fasilitator bisa menjadikan ajang belajar, meneliti dan mengabdi pada mitra-mitra PPM prodi PMI.
Fasilitator yang bertugas adalah alumni prodi Pengembangan Masyarakat Islam yang sudah melewati proses seleksi yaitu
-
Asri Hanafi
-
Eka desi susanti
-
Fajrul Rakhman
-
Hari Nasori
-
Intan Ayu Pertiwi Putri
-
Laily Novika Nurdiani
-
Lestari Arum Putriana
-
Muhamad Solihul Huda
-
Wahidatul Rizqi Firanti
Para alumni tersebut melewati proses seleksi administrasi, seleksi wawancara hingga penandatangan kesepakatan bersama. Selanjutnya, akan ada sesi pelatihan (training) dan pembekalan praktik pengembangan masyarakat yang akan dilalui oleh fasilitator sebelum terjun ke masyarakat.