Kolaborasi Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Se-Indonesia di Samosir, Sumatera Utara
Pada tanggal 2 hingga 5 Mei 2024, telah dilaksanakan Forum Dekanat Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FORDAKOM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di UIN Sumatera Utara (UINSU), Medan dan di Samosir. Acara ini diselenggarakan setiap tahun dan penyelenggaraan tahun ini bersamaan dengan Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI). Acara yang dibuka oleh Pj. Gubernur Sumatera Utara, Hasanuddin, di Aula Gedung Gubernur Sumatera Utara ini diikuti oleh semua perwakilan PTKIN Se-Indonesia. Peserta dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dihadiri oleh Wakil Rektor III Dr. Abdur Rozaki, S.Ag., M.Si, Dekan Prof. Dr. Hj. Marhumah, M.Pd, Wakil Dekan I Dr. Irsyadunnas, M. Ag, Wakil Dekan II Prof.Dr. Hj. Casmini, M.Si, Wakil Dekan III Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, M.Si, Kasekprodi S2 KPI, S2 PMI, S2 BKI, Kasekprodi S1 PMI, S1 KPI, S1 BKI, dan S1 MD.
Kegiatan FORDAKOM ini memiliki agenda rutin pemilihan ketua umum FORDAKOM, juga dimeriahkan dengan international conference, yang menghadirkan nara sumber dari Malaysia, Belanda, dan UGM. Kegiatan FORDAKOM kali ini bertujuan untuk merumuskan agenda strategis masa depan Fakultas Dakwah dan Komunikasi dalam menghadapi kompetisi global yang serba digital. Melalui acara ini diharapkan dosen dan pengelola program studi bisa terus memperluas komunikasi, maka sangat dibutuhkan input dan sharing ide dalam merumuskan kembali kurikulum yang paling baru yang sesuai dengan perkembangan dakwah digital global saat ini, kolaborasi riset dan publikasi karya ilmiah, dan mendorong student mobility dalam mencapai keberhasilan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Penguatan kurikulum dan kolaborasi riset juga menjadi wadah yang diperkuat dalam Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI) untuk merumuskan target-target strategis di masa depan.
Orientasi prodi Pengembangan Masyarakat Islam se- Indonesia khususnya dikomandani oleh Ketua Asosiasi P2MI Dr. Abdur Rozaki, S.Ag., M.Si, sekaligus sebagai Warek 3 UIN Sunan Kalijaga menyampaikan bahwa alumni PMI di berbagai wilayah yang beragam, lahirnya pengusaha dari prodi Pengembangan Masyarakat Islam sehingga bukan hanya disektor pemerintah saja yang menjadi minat prodi serta pentingnya harmoni dengan semua pihak.
Prodi di seluruh Indonesia perlu melakukan peningkatan terhadap hasil tracer study dan mahasiswa asing, mutu prodi harus dipenuhi dengan network yang kuat. Hal ini bisa dilakukan dengan semua prodi membuat kegiatan internasional bersama-sama dalam tiga tahun kedepan untuk membahas isu yang sedang dibincangkan dengan tuan rumahnya bergantian, level jurnalpun harus dibuat kelompok kerja setiap jurnal di prodi PMI seluruh Indonesia.
Kegiatan lainnya dari diskusi ini membahas kolaborasi riset, dan akreditasi. Selanjutnya kegiatan dilakukan dengan membagi menjadi 2 komisi, yaitu Pengembangan Kurikulum dan Pengembangan Prodi. Komisi Pengembangan Kurikulum telah menyepakati isu-isu aktual untuk merespon beragam kebutuhan redesain kurikulum di setiap prodi seluruh Indonesia. Hasil musyawarah ini menyepakati beberapa isu aktual sebagai PR bersama kedepannya.